kumpulan cerita & perjalanan hidupku

Senin, 29 September 2014

Karena Cinta #1 : Siapa Dia ?

Karena Cinta #1 : Siapa Dia ?



Pendahuluan :
            Cerbung (Cerita Bersambung) “Karena Cinta” ini ialah cerita fiksi belaka. Apabila ada kesamaan nama tokoh dan nama tempat, itu hanyalah kebetulan semata dan tidak merujuk pada nama dan tempat pada kehidupan nyata. Selamat membaca !

Chapter 1

Sore itu suasana begitu sunyi dan tenang, Riko sedang duduk di teras kamarnya dengan memetikkan senar pada gitarnya yang menghasilkan melodi melodi indah untuk di dengar.

Dari kejauan Riko melihat gadis cantik seumurannya masuk ke dalam pagar rumahnya.

            Siapa dia ? Agh, palingan temannya Ibu, pikir Riko dalam hati.

Gadis itu memandang ke sekeliling rumah Riko yang bergitu megah dan besar, dan ketika ia memandang ke lantai atas, tepatnya ke Riko yang sedang berada di teras kamarnya, ia tersenyum kepadanya. Riko pun membalas senyumannya dan itu membuat Riko semakin penasaran kepada gadis itu.

            Siapa gadis itu ? tanya Riko dalam hati.
            Dia seperti tidak asing bagiku, tapi siapa ?

Riko terus mengingat ngingat dan bertanya tanya sambil memandang langit sore yang indah itu.

“Riko… Riko… cepat turun ke bawah, ada yang nyariin kamu tu”  terdengar suara Ibunya memanggil sambil mengetok pintu kamar.

            Nyariin aku ? siapa ?, Riko kembali di buat penasaran.
            “Ia bu… Riko turun.”
            “Siapa sih bu yang nyari Riko sore sore gini,” tanya Riko kepada ibunya.

            “Sudah turun saja kamu ke bawah, nanti juga kamu akan tau,” jawab sang ibu.


            “Ia bu.” jawab Riko dengan wajah agak bingung.

***

5 menit kemudian

Riko turun dari kamarnya menuju ruang tamu.

            “Nah, itu dia Riko,” terdengar suara Ibunya.

Dari kejauhan gadis itu kembali tersenyum kepada Riko, dan Riko pun juga tersenyum sambil menuju ke tempat duduk di samping Ibunya.

            “Hai Ko, apa kabar ? sudah lama gak ketemu,” sapa gadis tersebut kepada Riko.

            “Baik kok,” Riko menjawab sapaan gadis tersebut.

            “Masih ingat ma aku gak ? aku Senja, moga moga kamu masih ingat ya,”

Gadis itu pun tersenyum kepada Riko.

            “Senja ?,”

 Riko tiba tiba kaget mendengar nama Senja.

(Bersambung)
Riko kedatangan tamu, seorang gadis cantik bernama Senja. Tapi Riko kaget ketika mendengar nama Senja. Siapakah Senja ? Ikuti Chapter berikutnya tentang sosok gadis bernama Senja.

“Karena Cinta” direncanakan terbit seminggu sekali, setiap hari Senin…

Saya Bukan Penulis
28.09.2014


A_F








Selasa, 16 September 2014

Senyummu Mengalihkan Duniaku


SENYUMMU MENGALIHKAN DUNIAKU

Ketika ku diam, entah mengapa hanya dirimu sajalah yang ku ingat, entah mengapa perasaan ini begitu berbeda setalah kamu datang dalam kehidupanku. Aku bingung mengapa dalam pikiran ini selalu terlintas wajah dan senyumanmu, senyuman yang telah mengalihkan duniaku. Ketika ku tatap wajahmu dari kejauhan, senyum itu membuatku merasakan sesuatu yang berbeda. Mungkin senyuman itulah yang kini menjadi pemicu semangat ku untuk melewati hari hari ini.

Aku tidak ingat kapan kita pertama kali bertemu, yang aku ingat hanyalah saat di mana kamu tersenyum  indah terhadapku, saat itulah aku melihat senyuman yang telah mengalihkan duniaku, dari duniaku yang begitu gelap menjadi dunia yang berwarna indah seperti saat ini. Setiap malam, kamu selalu hadir dalam mimpi mimpi indahku, yang terkadang membuatku tersenyum sendiri. Dan sekarang bukan hanya itu sajalah yang ku rasakan, rasa rindu ini sangatlah menyiksa, sehingga selalu ingin berjumpa denganmu.

Aku tidak akan lama berada di sini lagi, di bulan bulan terakhirku di sini, berikanlah senyuman indah itu ketika kita berjumpa. Dengan segala keterbatasanku, aku hanya ingin menjadi pengagum setiamu, yang dengan diam mengagumi senyuman indahmu, senyuman yang telah mengalihkan duniaku.

Saya Bukan Penulis
16.9.2014


A_F




Sabtu, 13 September 2014

Menulis, Menulis dan Menulis

MENULIS, MENULIS DAN MENULIS

Malam ini di kesunyian malam aku kembali membuka laptopku dan memulai untuk kembali menulis. Aku kembali menulis sesuatu yang terkadang aku tidak tau apa yang aku tulis ini, dan malam ini aku juga kembali tidak tau apa yang aku tulis. Menulis, menulis dan menulis, hanya itu sajalah yang ada di pikanku.

Malam ini ku membiarkan jari jariku ini untuk mengetikkan keyboard laptop ini untuk merangkai kata kata untuk menjadi sebuah tulisan, tulisan yang selalu ku harapkan dapat menjadi inspirasi banyak orang.

Tulisan yang menginspirasi banyak orang. Semua orang pastinya sangat ingin tulisannya dapat menginspirasi banyak orang, begitu juga denganku. Aku selalu ingin tulisan tulisanku dapat menginspirasi banyak orang, terutama menginspirasi orang untuk juga menulis.

Aku bukanlah seorang penulis, aku tidak pandai menulis tulisan yang dapat menginspirasi banyak orang. Aku hanya suka menulis, suka menuangkan beberapa pemikiranku dalam sebuah tulisan, seperti tulisan ini.

Menulis, menulis dan menulis. Menulis tulisan itu tidaklah susah, apa susahnya menulis. Kita hanya cukup duduk dan menuliskan beberapa kata kata dan jadilah tulisan. Seperti tulisan ini, semua orang pastinya bisa menulis tulisan seperti ini, malah pastinya banyak yang dapat menulis tulisan lebih bagus dari tulisan ini. Untuk itulah, marilah kita menulis, menulis dan menulis, biarkanlah jari jari kita mengetikkan kata kata yang ada di dalam pikiran kita. Semangat Menulis.


Saya Bukan Penulis
13.9.2014


A_F


Kamis, 11 September 2014

Mimpi Dia

MIMPI DIA

Mimpi, aku tidak pernah tau tentang misteri mimpi, tentang mimpi itu ialah hanya sekedar bunga tidur ataukah memiliki banyak makna lain. Tetapi aku hanya tau bahwa mimpi itu ada dua, mimpi baik/bagus dan buruh/jelek. Mimpi yang baik/bagus ialah mimpi yang datangnya dari Allah dan mimpi buruh/jelek ialah mimpi yang datang dari Setan. Untuk itulah, aku selalu berdoa untuk di jauhkan dari mimpi yang buruk dan mendapat mimpi yang baik.

Pagi ini, aku senang karena malam tadi aku mendapatkan mimpi yang indah. Aku bermimpi ketemu seseorang wanita, seseorang yang memiliki senyuan yang telah membuat jantung ini berdetak lebih kencang. Ini ialah mimpi ke 3 kalinya bertemu dia. Pertama kali bertemu dalam mimpi, aku tidaklah bigitu akrab hanya mengenalnya begitu saja. Kedua kalinya kami pun sudah akhrab. Dan ke 3 kalinya pada malam ini, kamipun sudah seperti kekasih. Dan itulah yang aku harapkan di kehidupan nyataku, seperti mimpiku bertemu dia yang ketiga kalinya.

Mimpi adalah mimpi, mimpi bukan kenyataan. Ketika terbangun dari mimpi, maka hilanglah semuanya. Itulah yang selalu aku sesalkan setelah bangun dari tidur. Tapi di balik penyelasalan itu aku selalu bersyukur bisa bermimpi bertemu dia. Dan aku selalu berharap, suatu saat nanti, mimpi akan bisa menjadi kenyataan.


Saya Bukan Penulis
11.9.2014



A_F

Rabu, 10 September 2014

Hari Yang Di Nanti

HARI YANG DI NANTI

Hari ini ialah hari yang ku nanti nantikan. Hari ini, setelah sekian lama ku tak berjumpa, akhirnya ku berjumpa dan bisa melihatnya lagi, melihat senyuannya yang telah meluluhkan hati ini.

Aku tentu masih ingat kapan terakhir aku berjumpa dengannya, karena itu ialah momen yang berharga menurutku dan tak mungkin ku lupakan, yaitu 2 bulan yang lalu. 2 bulan tanpa melihatnya itu sangatlah terasa lama, tapi hari ini semua penantian yang lama itu bisa terobarti, karena hari ini aku bertemu dengannya lagi.

Aku sangat senang bisa melihat senyuman yang menawan itu. Apalagi aku bisa sedikit lebih lama berada di sampingnya untuk bercengkrama bercerita berdua bersamanya. Jantung ini tetap saja berdetak kencang bila sudah bersamanya. Dan aku tidak bisa memalingkan pandanganku dari wajah dan senyumannya itu.

Hidup ini benar benar sangatlah indah, ya sungguh sungguh indah apabila dia berada di sampingku.

Terimakasih buat kamu yang telah mau menemaniku berada di sebelahku walaupun hanya sebentar.


Saya Bukan Penulis
10.9.2014



A_F