kumpulan cerita & perjalanan hidupku

Senin, 05 Mei 2014

Bidadari dalam Mimpiku

BIDADARI DALAM MIMPIKU

Siang ini, entah bagaimana ceritanya, tiba tiba saja aku bisa bertemu dengan dia. Hanya membayangkannya saja aku sudah senang, apalagi hari ini aku dapat melihatnya dan ini rasanya seperti mimpi. Dan yang tambah aku tidak percaya lagi, aku dapat ngobrol dan jalan jalan di taman ini bersamanya. Wow, ini benar benar seperti mimpi. Yah, pastinya aku tidak hanya berdua saja berjalan dengannya, tapi bersama ke 2 temannya juga.

Kami berempat seperti sudah akrab, aku dan dia juga seperti sudah akrab, padahal ini ialah pertama kami bertemu. Kami bercerita dan bercanda satu sama lain. Dan aku pun dapat berfoto dengan dia, dan rasanya sangat sangat bahagia sekali. Entah bagaiman awalnya, aku berpegangan tangan dengannya, tanggannya sangatlah lembut. Dan selama perjalanan mengelilingi kolam ini, dia memegang tanganku. Rasanya, jantung ini mau copot saat dia memegang tanganku.

Namanya Nattasha, dia seumuran dengan aku, dia bukan orang sini, dia berasal dari Ibu Kota. Dan dia gampang akrab, begitu juga denganku, dia bisa saja langsung akrab. Aku tidak tau kenapa dia dan temannya bisa berada disini. Mungkin inilah takdir, takdir yang mempertemuakan mereka dengan aku, yang mempertemukan aku dengan dia.

Dia sangatlah baik, cantik, dan rendah hati. Itulah yang membuatku mengaguminya. Aku lupa sejak kapan aku mulai mengaguminya. Yang pasti hari ini aku benar benar seperti mimpi, mimpi bertemu bidadari. Senyumnya sangatlah menawan, bawaan dia selalu ceria, dia selalu tersenyum kepadaku.

***

Tiba – tiba, semua kebahagiaan itu hancur, hancur seketika ketika aku mendengarkan suara alarm jamku berbunyi dan aku terbangun, terbangun dari mimpi. Sejenak aku termenung, ternyata ini benar benar mimpi. Ada dua hal yang aku rasain setelah terbangun. Yang pertama aku merasakan senang, senang aku bisa memimpikan dia, wanita yang aku kagumi. Yang kedua kecewa, kecewa bahwa ini hanyalah mimpi, kecewa kenapa di saat aku sedang mimpi indah, mimpi bertemu dia, aku harus terbangun dari mimpi indah itu.

Dan aku sadar, mimpi yang indah itu hanyalah indah ketika kita masih di dalam mimpi, dan setelah kita terbangun, kita sangatlah kecewa dan rasanya itu nyesek banget, kenapa kita terbangun dari mimpi itu, dan kenapa itu semua hanyalah mimpi.

Inilah dia... Nattasha, Bidadari dalam mimpiku...

5.5.2014
Saya Bukan Penulis

 (A_F)